Selama Bulan Ramadhan, Pemkab Cianjur Berikan Izin Warga Berjualan di Atas Trotoar

Pedagang kuliner dadakan menjamur selama bulan puasa/antara/Ahmad Fikri

KabarRestorasi.com, Cianjur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Provinsi Jawa Barat, memberikan izin kepada warga yang berjualan di sepanjang trotoar selama bulan Ramadhan 2023, tapi mereka diminta tetap menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban.

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, selama bulan puasa, pihaknya telah memberikan izin bagi warga yang hendak membuka usaha di sepanjang trotoar jalan protokol di Cianjur, sebagai upaya pemulihan ekonomi setelah pandemi dan pasca gempa.


"Mereka boleh membuka usaha selama bulan puasa dengan catatan di atas trotoar tidak di landasan jalan karena akan mengganggu arus lalu lintas, mereka juga wajib menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan," kata Herman, dikutip dari antaranews, Rabu (29/03/2023).


Baca Juga : Hasil Survei Surabaya Research Syndicate : Prabowo Melesat di Jatim dan Jateng


Herman mengungkapkan, Pemkab Cianjur akan melanjutkan pembangunan pedestrian Siliwangi sepanjang 1 kilometer yang nanti tersedia kios untuk pelaku UMKM dan kuliner khas Cianjur, sehingga setelah lebaran nanti mereka dapat berjualan di atas pedestrian.


"Nanti setelah selesai pembangunan, warga yang sekarang berjualan dapat mencari tempat di pedestrian untuk berjualan, sehingga warga dan wisatawan yang berlibur dapat mencari kuliner dan oleh-oleh khas Cianjur," ungkapnya.


Sementara itu, pedagang seblak Ita Rosita yang membuka lapak di Jalan Siliwangi menuturkan, setelah lebaran mereka tetap diizinkan untuk berjualan karena selama ini dilarang karena berbagai alasan dari pemerintah, bahkan setiap hari ruas jalan dijaga Satpol PP.


"Kalau harapan kami diizinkan selamanya berjualan di atas trotoar Siliwangi ini, karena kami tidak punya tempat lain untuk berjualan, ditambah di sepanjang jalur ini banyak sekolah dan banyak dilalui warga," tutur Ita.

 

Dia berharap, janji Bupati Cianjur untuk membangun kios bagi pelaku UMKM dan pedagang kuliner di sepanjang pedestrian Siliwangi dapat terakomodir seluruhnya.


"Jangan hanya satu dua orang, kami berharap mereka yang sudah membuka usaha sejak beberapa tahun terakhir di dalam gang dapat jatah kios di pedestrian nantinya. Jangan sampai kami terusir dari lokasi yang selama ini menjadi tumpuan hidup mencari nafkah," pungkasnya.

Komentar


Berita Terkini